-BENAK REKTOR-

RAGAM AKRONIM UIN

Dipublish Tanggal 23 August 2026 Pukul 13:07 Prof. Dr. Husain Insawan, M.Ag - Rektor IAIN Kendari

William Shakespeare mengatakan apa arti sebuah nama. Bagi Islam, nama sangatlah penting karena nama itu bermakna doa, harapan, dan panggilan kebaikan. Tetapi nama yang dimaksudkan adalah nama yang ditujukan pada orang atau manusia. Lembaga dan organisasi pun demikian selalu menggunakan nama. Tidak terkecuali perguruan tinggi, termasuk perguruan tinggi keagamaan Islam (PTKIN).  Bila UIN lain menggunakan nama pemimpin muslim atau penyebar Islam yang tersohor sebagai nama PTKIN-nya. Namun sebagian UIN yang lain lagi hanya menunjuk nama kota atau kabupaten di mana PTKIN itu berkedudukan. Misalnya UIN Sumatera Utara, UIN Mataram, UIN Salatiga, UIN Palopo atau UIN Madura. Untuk Kendari pun demikian. Menunjuk pada nama kota yaitu Kota Kendari. Sekaligus merujuk pada Kepres Nomor 11 Tahun 1997 yang menyebutkan STAIN Kendari dan Perpres Nomor 145 Tahun 2014 yang menyebutkan IAIN Kendari. Keduanya menyebutkan nama tempat kedudukan, yakni Kendari. UIN sebagai bagian dari PTKIN menampilkan akronimnya masing-masing, di antaranya:

  1. Universitas Islam Negeri Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe berakronim UIN SUNA
  2. Universitas Islam Negeri Sumatera Utara dengan akronim UINSU;
  3. Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan dengan akronim UIN SYAHADA
  4. Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang disingkat UIN-IB; 
  5. Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Qasim Riau berakronim UIN SUSQA; 
  6. Universitas Islam Negeri Jurai Siwo Metro Lampung dengan akronim UIN JUSILA; 
  7. Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu berakronim UIN FAS; 
  8. Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang berakronim UIN RAFA; 
  9. Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi disingkat UIN STS Jambi atau UIN SUTHA; 
  10. Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung berakronim UIN RIL; 
  11. Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta berakronim UIN SYAHID; 
  12. Universitas Islam Negeri Maulana Hasanuddin Banten disingkat UIN SMH; 
  13. Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon disingkat menjadi UIN SSC; 
  14. Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung disingkat UIN SGD; 
  15. Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya berakronim UINSA
  16. Universitas Islam Negeri Wali Songo Semarang disingkat UIN WS
  17. Universitas Islam Negeri KH. Abdurrahman Wahid Pekalongan berakronim UIN GUSDUR
  18. Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember berakronim UIN KHAS
  19. Universitas Islam Negeri Syekh Wasil Kediri disingkat UIN SW
  20. Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung berakronim UIN SATU
  21. Universitas Islam Negeri Mataram berakronim UINMA
  22. Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar berakronim UINAM
  23. Universitas Islam Negeri Kendari berakronim UINRI

Dari sejumlah akronim tersebut Universitas Islam Negeri Kendari memperkenalkan istilah UINRI sebagai akronim dari Universitas Islam Negeri Kendari. Akronim ini agak mirip dengan UINRIL yang dimiliki UIN Raden Intan Lampung. Bedanya istilah UINRIL menggunakan huruf “L” pada bagian belakang akronimnya. Sedangkan UIN Kendari tidak memakai “L”. Akronimnya berhenti di huruf “I”. 

Wallahu a’lam bi al-shawab

Baca Juga :