Prof. Dr. Husain Insawan, M.Ag - Rektor IAIN Kendari
Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia menjadikan IAIN Kendari sebagai pioner penyelenggaraan Program Studi Diluar Kampus Utama (PSDKU). Hal ini disampaikan Dirjen Pendis Kemenag RI. Prof. Dr. Suyitno, M.Ag. dihadapan Forum Rektor PTKIN saat menyampaikan materi mengenai Arah Kebijakan PTKI 2016: Memotret Peta Jalan Pendidikan Islam pada pertemuan strategis para Rektor PTKIN se-Indonesia yang berlangsung 29-31 Januari 2026 di Hotel Grand City Hall Medan.
Dirjen Pendis kembali menegaskan kepada Rektor IAIN Kendari Prof. Dr. Husain Insawan, M.Ag. seusai menyampaikan materi agar segera membuka Program Studi Di Luar Kampus Utama (PSDKU) serta akan diberikan afirmasi supaya bisa segera beroperasi dan menjadi rujukan bagi PTKIN lain.
Bukan hanya di Forum Rektor beliau menegaskan tentang pembukaan PSDKU pada IAIN Kendari, tapi juga pada saat pertemuan Forum Warek 2 hal serupa disampaikan pula oleh Dirjen Pendis.
Dirjen Pendis mengungkapkan bahwa PTKIN tidak hanya mengejar kualitas tetapi juga perlu memperluas dan mempermudah akses pendidikan Islam bagi masyarakat umum. Salah satu langkah strategis yang urgen untuk dilakukan menurut Dirjen Pendis adalah menyiapkan pembukaan Program Studi Di Luar Kampus Utama (PSDKU) dengan catatan PTKIN tersebut harus memiliki fasilitas gedung perkuliahan sendiri dan program studi muasalnya yang dibuka mesti sudah Terakreditasi Unggul (A).
Saat ini pembukaan PSDKU di IAIN Kendari masih dalam tahap pengurusan dan pemenuhan syarat-syarat dimaksud. Sekedar diinformasikan bahwa langkah-langkah ke arah pembukaan PSDKU sudah dilakukan sejak akhir tahun lalu dan semoga PSDKU ini dapat terwujud dalam waktu yang tidak terlalu lama.
Rencana pembukaan PSDKU ini akan dilakukan di Kampus IAIN Kendari di Baubau. Bila PSDKU ini berjalan lancar, maka rencana berikutnya akan dibuka pula di Kampus IAIN Kendari di Buton Tengah. Pembukaan PSDKU ini sekaligus untuk menunjang program pemerintah dalam bidang pendidikan yakni mewujudkan pendidikan Islam sebagai basis pembentukan akhlak, skil, dan kognisi mahasiswa yang paripurna di era artificial intelligence yang terus menggempur generasi muda.
Harapan Dirjen Pendis ini ditindaklanjuti oleh Rektor IAIN Kendari dengan membentuk Tim Penyusun Proposal PSDKU yang akan diajukan ke Direktorat Diktis Kemenag RI melalui aplikasi pembukaan prodi baru di Kemenag RI. Selanjutnya akan diadakan penentuan asessor, asesmen kecukupan, dan asesmen lapangan. Semoga tahapan pembukaan PSDKU tidak mengalami hambatan yang berarti.
Langkah pembukaan PSDKU di Baubau dan Buton Tengah nantinya sekaligus menjadi bagian dari upaya untuk mengembangkan dan membesarkan lembaga IAIN Kendari sebagai pilihan destinasi pendidikan bagi masyarakat Sulawesi Tenggara khususnya dan masyarakat regional dan global pada umumnya.
Sekedar diketahui bahwa PSDKU yang akan dibuka di IAIN Kendari nanti ini merupakan PSDKU perdana di tingkat PTKIN se-Indonesia. Oleh karena itu, Dirjen Pendis sangat menaruh harapan besar pada IAIN Kendari agar segera membuka PSDKU, sehingga bisa menjadi rujukan bagi PTKIN lain yang akan membuka program studi serupa.
Dari sini bisa dinilai bahwa kehendak membuka PSDKU sejatinya merupakan kehendak bersama Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kemenag RI yang diamanahkan kepada IAIN Kendari.(*)