Prof. Dr. Husain Insawan, M.Ag - Rektor IAIN Kendari
Gajah menjadi simbol bagi dua partai politik, yaitu Partai Republik di negara Amerika Serikat dan Partai Solidaritas Indonesia di negara Indonesia. Gajah disimbolkan sebagai hewan yang kuat, cerdas, dan loyal.
Kekuatan gajah mungkin karena didukung oleh faktor berat badannya. Berat satu ekor gajah sama dengan 8 ekor kuda. Artinya kekuatan seekor gajah setara dengan delapan ekor kuda. Gajah juga dikenal cerdas karena memiliki memori hebat untuk mengingat sumber air; komunikasi kompleks karena memiliki suara khas, gestur, dan sentuhan; lalu memiliki empati ketika gajah lain kesulitan; dan problem solver karena selalu bisa mencari makanan yang tersembunyi. Gajah pun termasuk hewan yang loyal. Ia sangat penurut pada pawangnya.
Filosofi gajah inilah yang diasumsikan sebagai dasar acuan Partai Republik dan PSI untuk mengembangkan diri. Hanya bedanya, jika di Amerika Serikat, Partai Republik saat ini sedang berkuasa, sedangkan PSI, jangankan berkuasa, lolos ambang batas menjadi peserta pemilu pada pemilu 2029 saja tidak bisa. Tapi ingat bahwa PSI memiliki simbol Gajah. Partai ini akan memainkan peranannya sebagai partai yang kuat, cerdas, dan loyal.
Kekuatan PSI saat ini nampak karena mendaulat Kaesang Pangarep sebagai Ketua Umum. Siapa lagi kalau bukan putra mantan Presiden ketujuh Jokowi. Kekuatan PSI ada pada Jokowi pada saat Pemilu 2024 yang lalu. Dan kita tidak bisa menutup mata bahwa Jokowi memiliki andil yang sangat besar atas naiknya Prabowo ke tampuk kepemimpinan nasional di negeri ini. Bahkan sekarang Jokowi menjadi juru kampanye buat PSI. Tidak hanya itu, kekuatan PSI ada pada tiga orang kader PSI yang terakomodir dalam Kabinet Merah Putih bentukan Presiden Prabowo Subianto.
PSI juga partai cerdas. Sejak dideklarasikan hingga kini, partai ini tetap eksis. Teranyar ditengarai mampu “merayu" salah satu tokoh Partai Nasdem, yakni Ahmad Ali. Masuknya Ahmad Ali sebagai Ketua Harian PSI, ditengarai menjadi langkah strategi politik untuk membuka peluang koalisi di masa datang. Boleh jadi Ahmad Ali memainkan peran juru lobi dari dalam yang akan meyakinkan PSI untuk berkoalisi dengan Nasdem nanti atau sebaliknya. Jabatan Ahmad Ali ini tidak main-main justru jabatan yang menempati posisi kunci di PSI. Partai Nasdem tidak perlu kesal dengan hengkangnya Ahmad Ali ke PSI, toh juga dulu Partai Nasdem diasumsikan sempat "merayu" tokoh-tokoh Partai Golkar agar bergabung ke Nasdem, sehingga Nasdem menjadi besar seperti sekarang karena kader Partai Golkar yang pindah ke Nasdem dominan para tokoh yang memiliki konstituen sangat solid dan Nasdem mendapatkan anugerah suara melimpah dari eks kader Partai Golkar yang bergabung tersebut. Sepertinya kartu ini yang ditengarai sedang dimainkan Jokowi dan Kaesang untuk melanggengkan partainya.
PSI pun partai yang sangat loyal. Hal ini terbaca lewat dukungan penuh PSI pada pemerintahan Prabowo. Bahkan Gibran Sang Wapres yang disokong PSI secara terang-terangan menyebutkan bahwa ia benar-benar menjalankan visi misi Presiden Prabowo dan tidak ada yang lain. Maknanya bahwa pada Pemilu 2029 nantinya Gibran masih berharap tetap menjadi pasangan setia Prabowo. Sebab Gibran dalam hal ini Jokowi sudah menghitung secara politik bahwa pasca Prabowo berkuasa, maka estafet kepemimpinan nasional di 2034 berpotensi jatuh ke tangan Gibran. Partai utama pendukung Gibran sudah pasti PSI. Justru karena itulah kemudian PSI harus dibangun sekuat tenaga sehingga menjadi kuat sejak kini hingga 2029 mendatang. Target utamanya adalah lolos sebagai peserta pemilu dan parliamentary tresshold di 2034.
Akhirnya partai bersimbol Gajah di Amerika boleh jadi akan sama dengan partai bersimbol Gajah di Indonesia, yakni sama-sama berkuasa jadi Presiden. Bukan hal yang mustahil ini terjadi karena infrastruktur kekuasaan yang dimiliki Prabowo nantinya dapat saja dikerahkan semaksimal mungkin untuk mendukung Gibran sebagai Presiden. Prabowo akan menempuh langkah politik etis atau politik balas budi yang diberikan kepada Jokowi sebagaimana halnya dulu Jokowi melakukan hal serupa untuk Prabowo agar menjadi Presiden kedelapan RI. Wallahu a’lam bi al-shawab(*)