Kendari, Humas – Universitas Islam Negeri (UIN) Kendari melaksanakan ujian seleksi mahasiswa baru Program Pascasarjana Tahun Akademik 2026/2027, di Laboratorium Komputer, Sabtu (22/8/2026).
Kegiatan dibuka oleh kuasa rektor, Wakil Rektor III UIN Kendari, Dr. Sitti Fauziah M., M.Pd. Dalam arahannya ia menegaskan bahwa seleksi mahasiswa baru bukan sekadar untuk menentukan siapa yang paling pintar, tetapi untuk melihat kesiapan calon mahasiswa menghadapi tuntutan pendidikan tinggi.
Ia juga mengingatkan calon mahasiswa agar memiliki orientasi akademik dan riset yang jelas sejak awal. Mahasiswa program magister diharapkan telah menentukan bidang kajian yang diminati, sedangkan mahasiswa program doktor perlu memiliki tema riset yang kuat dan terarah sebagai dasar pengembangan tulisan serta kepakaran.
“Sejak awal harus sudah memiliki arah. Untuk S2, tentukan bidang kajian yang diminati. Sementara S3 harus memiliki tema riset yang kuat karena itu akan menjadi fondasi dalam pengembangan tulisan dan kepakaran,” ujarnya.
Selain fokus akademik, Wakil Rektor III menekankan pentingnya komitmen menyelesaikan studi sesuai target waktu. Mahasiswa diharapkan konsisten mengikuti seluruh tahapan pendidikan sehingga tidak mengalami keterlambatan studi tanpa kejelasan.
“Jangan sampai hilang tiba-tiba tanpa kabar yang jelas. Komitmen menyelesaikan studi harus dibangun sejak awal,” tegasnya.
Pada kesempatan yang sama, Direktur Pascasarjana UIN Kendari, Dr. Lahadisi, S.Ag., M.E., menyampaikan jumlah pendaftar program pascasarjana yang mengikuti ujian sebanyak 155 orang.
“Dari 155 orang tersebut, 131 orang merupakan calon mahasiswa program magister dan 24 orang program doktor,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa rangkaian seleksi selanjutnya akan dilanjutkan dengan tes wawancara yang dijadwalkan pada Minggu, 23 Agustus 2026.
Untuk diketahui, pada jenjang magister Pascasarjana UIN Kendari memiliki lima program studi, yakni Pendidikan Agama Islam (PAI), Manajemen Pendidikan Islam (MPI), Hukum Keluarga Islam/Ahwal Al-Syakhshiyyah (AS), Ekonomi Syariah (ESY), dan Pendidikan Bahasa Arab (PBA). Sementara jenjang doktor terdiri atas Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Studi Islam. (gus/nov)