Tari Harmoni Multikultur Persembahan IAIN Kendari Raih Gold Medal di Ajang Internasional

Novi Rahmilia 08-10-2025 (15:29:19) Berita 225 times
Kendari, Humas - Tim tari Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari kembali menorehkan prestasi gemilang di ajang The 3rd SeIBa International Festival 2025 yang digelar di UIN Imam Bonjol Padang, Sumatera Barat, pada 30 September - 5 Oktober 2025. Melalui karya berjudul Harmoni Multikultur, tim tari IAIN Kendari berhasil meraih Gold Medal pada cabang Tari Kontemporer, sekaligus memperkuat reputasi kampus dalam bidang seni dan budaya di tingkat internasional.

Tari Harmoni Multikultur menggambarkan kehidupan masyarakat Sulawesi Tenggara yang hidup dalam keberagaman etnis, yaitu Buton, Tolaki, Muna, dan Moronene, namun tetap rukun dan harmonis dalam perbedaan. Karya ini mengangkat filosofi adat masing-masing suku yang berperan sebagai perekat sosial, diantaranya Pabirang, Mepokoaso, Kamokula, dan Pombola.

Nilai-nilai kearifan lokal tersebut diwujudkan dalam gerak dinamis, ekspresif, dan paduan musik etnik yang menggambarkan semangat persatuan, toleransi, dan harmoni sosial masyarakat Sultra.

Tim tari ini beranggotakan enam mahasiswa berbakat, yaitu Chinta Laodiya Sintya Bela dari Prodi Perbankan Syariah, Nur Vaika dari Prodi Ekonomi Syariah, Novel Indah Prodi Hukum Keluarga Islam, Hijrawati Prodi Manajemen Pendidikan Islam, Ikhe Zelvina Irwan Prodi Hukum Tata Negara, dan Nursyah Ramadhani Prodi Perbankan Syariah.

Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama IAIN Kendari, Dr. Sitti Fauziah, S.Pd., M.Pd.I., menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut.

“Prestasi ini bukan hanya membanggakan karena berhasil meraih medali emas, tetapi juga karena membawa pesan budaya yang sangat dalam. Melalui karya ini, mahasiswa kita berhasil menunjukkan bahwa kearifan lokal dapat menjadi bahasa universal yang mampu diterima di panggung internasional,” ujarnya.

Lebih lanjut, Dr. Sitti Fauziah menuturkan bahwa prestasi tim tari melengkapi capaian IAIN Kendari pada ajang SeIBa International Festival 2025.

“Selain Gold Medal di Tari Kontemporer, mahasiswa kita juga meraih Silver Medal pada cabang Baca Puisi melalui penampilan Syahrion dari Prodi Manajemen Dakwah, serta Platinum Medal untuk cabang Pop Solo yang diraih oleh Nursyah Ramadhani. Tak hanya mahasiswa, dosen kita, Lily Ulfia, M.E., juga berhasil meraih predikat Best Presenter pada Seminar Kebudayaan Internasional yang menjadi rangkaian kegiatan SeIBa,” jelasnya.

Prestasi yang diraih mahasiswa dan dosen IAIN Kendari ini menegaskan komitmen kampus dalam mengembangkan potensi akademik, seni, dan budaya di kancah internasional. Tahun 2025 pun menjadi kali kedua IAIN Kendari memboyong medali dari ajang yang sama, menunjukkan konsistensi dalam menorehkan prestasi dan membawa nama Sulawesi Tenggara ke tingkat dunia. (nov)


Fotografer: Andi Arif Walhidayat