Rukyat Hilal 1 Ramadan 1447 H, Tim Laboratorium Ilmu Falak IAIN Kendari Bersinergi dengan BMKG dan Kemenag Sultra

Novi Rahmilia 17-02-2026 (19:05:17) Berita 339 times

Kendari, Humas - Tim Laboratorium Ilmu Falak Fakultas Syariah IAIN Kendari melaksanakan pemantauan hilal dalam rangka penetapan awal Ramadan 1447 H/2026 M. Kegiatan rukyatul hilal tersebut dilaksanakan di Pantai Wolulu, Watubangga, Kabupaten Kolaka, Selasa (17/2/2026).

Kegiatan ini dilaksanakan bersama BMKG Provinsi Sulawesi Tenggara dan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tenggara. Pemantauan juga dihadiri para Kepala Kantor Kementerian Agama kabupaten/kota se-Sulawesi Tenggara sebagai bagian dari koordinasi penentuan awal bulan ramadan secara nasional.

Kepala Laboratorium Ilmu Falak Fakultas Syariah IAIN Kendari, Ahmad Ridha, M.Hum., menjelaskan bahwa berdasarkan data hisab, waktu konjungsi terjadi pada 17 Februari 2026 pukul 20.01.07 WITA. Sementara itu, matahari terbenam pada pukul 18.15.15 WITA, sedangkan bulan terbenam lebih dahulu pada pukul 18.09.18 WITA.

“Posisi hilal tercatat berada pada ketinggian -1,517 derajat dengan elongasi 1,375 derajat dan umur bulan -2 jam 14 menit 08 detik. Hal ini menunjukkan bahwa posisi hilal untuk titik pemantauan di Provinsi Sulawesi Tenggara masih berada di bawah ufuk,” ujarnya.

Ia menambahkan, proses rukyat tetap dilaksanakan sebagai bagian dari mekanisme penetapan awal bulan Ramadan yang dilakukan secara terpadu di berbagai titik pengamatan di Indonesia.

Untuk kepastian penetapan awal Ramadan 1447 H, masyarakat diminta tetap menunggu keputusan resmi pemerintah yang akan diumumkan melalui sidang isbat oleh Kementerian Agama Republik Indonesia.

Kegiatan rukyatul hilal ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, instansi pemerintah, dan masyarakat dalam menjaga kesatuan penetapan awal Ramadan serta meningkatkan literasi ilmu falak di tengah masyarakat. (nov)