
Kendari, Humas – Rektor UIN Kendari, Prof. Dr. H. Husain Insawan, M.Ag menjadi narasumber pada kegiatan Pelatihan Layanan Kewirausahaan yang diselenggarakan oleh Balai Perluasan Kesempatan Kerja (BPKK) Kota Kendari, Rabu (5/8/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kapasitas pelaku usaha yang sedang berkembang. Layanan yang diberikan tidak sebatas informasi, tetapi juga mencakup pendampingan teknis dan akses terhadap sumber daya strategis.
Pelatihan tersebut secara resmi dibuka oleh Direktur Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja (BINAPENTA & PKK) Kementerian Ketenagakerjaan RI, Prof. Dr. Sugeng Heri Suseno, M.Si yang diikuti sekira 200 peserta terdiri dari camat, lurah, serta wirausahawan mandiri dari Kota Kendari, Kabupaten Konawe, dan Kabupaten Konawe Selatan.
Dalam pemaparannya, Rektor UIN Kendari menegaskan bahwa kewirausahaan inklusif bukan hanya berorientasi pada peningkatan keuntungan ekonomi, tetapi juga harus mampu menghadirkan nilai-nilai keadilan, kolaborasi, dan pemberdayaan masyarakat. Menurutnya, setiap individu memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang menjadi pelaku usaha yang mandiri, inovatif, dan berdaya saing.
“Wirausaha yang kuat adalah wirausaha yang mampu bertumbuh bersama masyarakat. Semangat inklusif harus menjadi fondasi agar setiap orang, tanpa terkecuali, memperoleh kesempatan untuk berinovasi, menciptakan nilai tambah, dan membuka lapangan pekerjaan,” ujar Rektor.
Ia juga mengajak para peserta untuk terus meningkatkan kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan teknologi dan perubahan pasar, sehingga usaha yang dijalankan mampu bertahan sekaligus berkembang di tengah dinamika ekonomi yang semakin kompetitif.
Melalui kegiatan ini diharapkan lahir kolaborasi yang lebih erat antara pemerintah, perguruan tinggi, dan pelaku usaha dalam menciptakan ekosistem kewirausahaan yang inklusif dan berkelanjutan. Kehadiran Rektor UIN Kendari sebagai narasumber menjadi wujud nyata komitmen Universitas dalam mendukung pembangunan daerah melalui penguatan sumber daya manusia, inovasi, pemberdayaan masyarakat serta perluasan kesempatan kerja. (ibnu)