Rektor IAIN Kendari Nilai Hasil Survei Nasional Bukti Kemenag Membangun, Bukan Memisahkan

Novi Rahmilia 18-10-2025 (12:48:49) Berita 259 times
Selama  setahun perjalanan pemerintahan Presiden dan Wakil Presiden Prabowo-Gibran diwarnai dengan apresiasi publik terhadap kinerja sejumlah kementerian. Kementerian Agama Republik Indonesia kembali mencatat prestasi membanggakan dalam kinerja pelayanan publik.

Berdasarkan hasil survei IndoStrategi Research & Consulting, Kementerian Agama menempati peringkat ketiga nasional sebagai kementerian dengan kinerja terbaik, dengan skor 3,26 poin.

Capaian ini menempatkan Kemenag di jajaran tiga besar lembaga paling efektif dalam pelayanan publik, bersama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah serta Kementerian Luar Negeri. Hasil survei tersebut menjadi bukti nyata meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap kinerja Kemenag di bawah kepemimpinan Menteri Agama Prof. Dr. K.H. Nasaruddin Umar, MA.

Sekretaris Jenderal Kemenag, Prof. Dr. Phil. Kamaruddin Amin, MA., menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran Kemenag yang berlandaskan pada Asta Protas, delapan prioritas strategis Kemenag yang berfokus pada peningkatan layanan umat, tata kelola transparan, dan transformasi digital di bidang keagamaan.

“Keberhasilan ini adalah milik kita semua. Terima kasih atas dedikasi dan kerja keras seluruh ASN Kementerian Agama di seluruh Indonesia,” ujarnya, Jumat (17/10).

Ia menambahkan, arah kerja Kemenag juga sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, yang menempatkan pembangunan manusia, keadilan sosial, dan pemerataan pendidikan sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045.

“Kemenag menjadi bagian integral dalam orkestrasi besar pemerintahan untuk mewujudkan Asta Cita Presiden,” ungkapnya.

Selain itu, Kemenag terus menghadirkan inovasi melalui dua inisiatif strategis, yakni Ekoteologi dan Kurikulum Berbasis Cinta. Kamaruddin menjelaskan, kedua inisiatif tersebut menjadi simbol bagaimana nilai-nilai agama diterjemahkan dalam kebijakan publik yang menyentuh sisi kemanusiaan dan keberlanjutan.

“Ekoteologi mengajarkan kepedulian terhadap alam sebagai bagian dari ibadah, sedangkan Kurikulum Berbasis Cinta menumbuhkan empati dan tanggung jawab sosial sejak dini. Inilah wajah baru Kemenag, agama yang membangun, bukan memisahkan,” tegasnya.

Menanggapi hasil survei tersebut, Rektor IAIN Kendari Prof. Dr. Husain Insawan, M.Ag., menyampaikan rasa bangga dan dukungan penuh terhadap kinerja Kemenag. Ia menilai, hasil survei nasional ini menjadi bukti konkret bahwa Kemenag terus berbenah dalam memberikan layanan terbaik bagi umat.

“Capaian ini perlu dipertahankan dan dikembangkan agar Kemenag menjadi kementerian dengan kinerja terbaik nasional di masa mendatang. Hal ini dapat diwujudkan melalui kerja nyata melayani umat, memberikan solusi atas persoalan keagamaan, serta memperkuat publikasi di berbagai media agar masyarakat mengetahui kiprah dan pelayanan Kementerian Agama,” ujarnya.

Lebih lanjut, Prof. Husain menegaskan bahwa semangat kerja Kemenag sejalan dengan nilai-nilai keislaman yang inklusif dan berorientasi pada kemaslahatan. “Kemenag adalah rumah besar umat beragama di Indonesia. Kemenag membangun, bukan memisahkan,” tutupnya.(*)