
Kendari, Humas - Pengalaman mahasiswa selama menjalankan Kuliah Kerja Nyata (KKN) tidak hanya menjadi bagian dari perjalanan pengabdian di tengah masyarakat, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi karya ilmiah. Melalui pendampingan penulisan artikel, mahasiswa UIN Kendari dibekali kemampuan untuk menuangkan pengalaman, temuan, dan hasil kegiatan KKN ke dalam tulisan yang memiliki nilai akademik dan manfaat lebih luas.
Pendampingan tersebut digelar Pusat Pengabdian kepada Masyarakat LP2M UIN Kendari melalui kegiatan Pendampingan Penulisan Artikel Hasil Pengabdian bagi Mahasiswa UIN Kendari yang berlangsung di Aula Mini UIN Kendari, 30 September hingga 1 Oktober 2026.
Plt. Wakil Rektor I UIN Kendari, Dr. Jumarddin La Fua, M.Si., dalam sambutannya mengatakan kegiatan tersebut menjadi sarana strategis bagi mahasiswa untuk mengembangkan berbagai pengalaman, temuan, dan hasil program KKN menjadi karya yang memiliki nilai akademik dan kemanfaatan bagi masyarakat.
Menurutnya, KKN tidak semestinya berhenti pada pelaksanaan program dan penyusunan laporan. Pengalaman mahasiswa di lapangan perlu dilanjutkan melalui refleksi, dokumentasi, analisis, dan publikasi sehingga berbagai praktik baik yang ditemukan selama KKN dapat menjadi pengetahuan yang dibagikan dan dikembangkan.
“Jangan sampai pengalaman KKN hanya menjadi kenangan setelah mahasiswa kembali ke kampus. Apa yang ditemukan, dilakukan, dan dipelajari selama berada di tengah masyarakat harus dapat diolah menjadi karya ilmiah yang memiliki nilai akademik dan manfaat yang lebih luas,” ujarnya.
Beliau juga menekankan pentingnya kemampuan mahasiswa dalam mengidentifikasi potensi, permasalahan, serta perubahan yang terjadi di masyarakat selama pelaksanaan KKN. Hal tersebut dapat menjadi bahan untuk menghasilkan artikel ilmiah, buku, maupun bentuk karya akademik lainnya.
Ia menilai, proses tersebut sekaligus menjadi bagian dari pembelajaran mahasiswa dalam menghubungkan teori yang diperoleh di bangku kuliah dengan realitas sosial di tengah masyarakat.
Untuk itu, mahasiswa didorong meningkatkan kemampuan menulis ilmiah, mengolah data, menyusun argumentasi akademik, dan mendokumentasikan praktik pemberdayaan masyarakat secara sistematis.
“Budaya akademik yang kuat harus dibangun melalui kemampuan mahasiswa untuk mengubah pengalaman menjadi pengetahuan dan pengetahuan menjadi karya yang bermanfaat,” katanya.
Dr. Jumarddin berharap karya yang dihasilkan mahasiswa tidak hanya memiliki kualitas akademik, tetapi juga mampu merekam potensi lokal, inovasi, dan praktik baik masyarakat di berbagai wilayah lokasi KKN.
Kegiatan tersebut diikuti 173 mahasiswa yang merupakan perwakilan dari 173 posko KKN Reguler UIN Kendari Tahun 2026. Plt. Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat LP2M UIN Kendari, Dr. Syamsuddin, M.Pd., mengatakan kegiatan ini juga diarahkan untuk membangun budaya literasi akademik mahasiswa.
“Kami mendorong mahasiswa agar hasil kerja nyata mereka di masyarakat dapat dipublikasikan dalam bentuk artikel ilmiah. Dengan begitu, kontribusi mahasiswa dalam bidang pengabdian lebih terukur dan memiliki dampak akademik yang luas,” ungkapnya.
Dalam kegiatan tersebut, Pusat Pengabdian kepada Masyarakat LP2M UIN Kendari menghadirkan dua narasumber, yakni Kapus Pengabdian UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung sekaligus Ketua Forum Kapus Pengabdian PTKIN, Prof. Dr. H. Muntahibun Nafis, M.Ag., dan praktisi pengabdian kepada masyarakat sekaligus Direktur Grafika AADZ, Dr. Zulkifli, SE., MM. (hyn)
Fotografer: Ahmad Bowo Saputro