Pembekalan KKN 2026, IAIN Kendari Siapkan 1.205 Mahasiswa Wujudkan Pemberdayaan Desa Berbasis SDGs

Novi Rahmilia 04-07-2026 (17:11:36) Berita 611 times

Kendari, Humas - Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari menggelar Pembekalan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun 2026. Pembukaan kegiatan dilaksanakan secara virtual melalui zoom meeting, Sabtu (4/7/2026).

KKN tahun ini mengusung tema Membangun Kemandirian Desa melalui Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Sustainable Development Goals (SDGs), sebagai wujud komitmen IAIN Kendari dalam mendukung agenda pembangunan berkelanjutan melalui pengabdian kepada masyarakat.

Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) IAIN Kendari, Dr. Syamsuddin, M.Pd., mengatakan bahwa seluruh program kerja mahasiswa selama KKN akan diarahkan pada implementasi 17 tujuan Sustainable Development Goals (SDGs) sesuai dengan potensi dan kebutuhan masyarakat di lokasi pengabdian.

“KKN Tahun 2026 diikuti oleh 1.205 mahasiswa, yang terdiri atas 1.190 peserta KKN Reguler, 12 peserta KKN Inklusif, dan 3 peserta KKN Nusantara. Sementara itu, lokasi pelaksanaan KKN Reguler dan KKN Inklusif tersebar di tiga kabupaten, yakni Kabupaten Konawe, Kabupaten Kolaka Timur, dan Kabupaten Konawe Utara,” jelasnya.

Lebih lanjut ia menyampaikan bahwa KKN Reguler IAIN Kendari akan dilaksanakan mulai tanggal 9 Juli - 22 Agustus 2026, KKN Nusantara di Serang Banten dimulai tanggal 15 Juli – 23 Agustus 2026.

Rektor IAIN Kendari, Prof. Dr. H. Husain Insawan, M.Ag., dalam sambutannya mengapresiasi kinerja LPPM beserta seluruh panitia atas penyelenggaraan KKN Tahun 2026 yang diikuti peserta dengan jumlah terbanyak sepanjang sejarah pelaksanaan KKN di IAIN Kendari.

Rektor menegaskan bahwa tema KKN tahun ini harus diwujudkan melalui program-program pengabdian yang mendukung pencapaian SDGs. 

“Mahasiswa diharapkan mampu menghadirkan inovasi dalam pemberdayaan masyarakat melalui upaya pengentasan kemiskinan, penguatan ketahanan pangan, peningkatan kesadaran masyarakat terhadap layanan kesehatan, pemberdayaan ekonomi desa, penguatan kesetaraan gender, pelestarian lingkungan, hingga penguatan nilai-nilai kebangsaan,” tuturnya.

Ia juga mengingatkan agar seluruh program kerja mahasiswa disinergikan dengan program pemerintah dan kebutuhan masyarakat di desa sehingga kehadiran mahasiswa benar-benar memberikan manfaat yang berkelanjutan. Selain itu, setiap kegiatan yang berkaitan dengan implementasi SDGs diharapkan dapat didokumentasikan dan dipublikasikan sebagai bagian dari akuntabilitas sekaligus penyebarluasan praktik baik hasil pengabdian mahasiswa.

Sementara itu, Ketua LPPM IAIN Kendari, Dr. Abdul Kadir, M.Pd., mengingatkan bahwa KKN bukan sekadar syarat kelulusan akademik, tetapi menjadi momentum bagi mahasiswa untuk menunjukkan integritas, empati, dan kepemimpinan sebagai representasi IAIN Kendari di tengah masyarakat.

“Jaga nama baik, tinggalkan jejak terbaik. KKN bukan sekadar syarat kelulusan akademik. Ini adalah medan pembuktian integritas, empati, dan kepemimpinan anda sebagai duta akademik IAIN Kendari,” pesannya.

Melalui KKN Tahun 2026, IAIN Kendari berharap seluruh mahasiswa mampu menjadi agen perubahan yang memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat serta mendukung terwujudnya desa yang mandiri, inklusif, dan berkelanjutan sesuai dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs). (nov)


 

Foto Publikasi

  • Novi Rahmilia 04-07-2026 (09:15:22)
  • Novi Rahmilia 04-07-2026 (09:16:42)