Mahasiswa KKN UIN Kendari Latih PKK Desa Humboto Membuat Tas Ecoprint Ramah Lingkungan

Novi Rahmilia 14-08-2026 (14:48:21) Berita 173 times

Konawe, Humas – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Kendari Kelompok 72 menggelar pelatihan pembuatan tas ecoprint sebagai produk kreatif ramah lingkungan bersama ibu-ibu PKK Desa Humboto, Kecamatan Uepai, Kabupaten Konawe, Rabu (12/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung di rumah Kepala Desa Humboto ini menjadi bagian dari upaya mahasiswa mendorong kepedulian masyarakat terhadap lingkungan sekaligus mengembangkan keterampilan yang memiliki nilai manfaat dan ekonomi.

Koordinator Desa (Kordes) KKN UIN Kendari Kelompok 72, Muh. Nurjali, mengatakan pelatihan tas ecoprint merupakan salah satu bentuk kontribusi mahasiswa dalam menghadirkan kegiatan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

“Pemanfaatan bahan alami dalam pembuatan produk kreatif dapat menjadi langkah sederhana untuk meningkatkan kesadaran lingkungan sekaligus menggali potensi masyarakat. Kami memberikan pengetahuan mengenai dampak sampah plastik serta memperkenalkan alternatif penggunaan tas ramah lingkungan yang dapat digunakan berulang kali untuk menggantikan kantong plastik,” ujarnya.

Kegiatan diawali dengan penyampaian materi mengenai permasalahan sampah plastik dan pentingnya menerapkan pola konsumsi yang lebih ramah lingkungan. Peserta kemudian diperkenalkan dengan teknik ecoprint, yaitu pemanfaatan bagian tumbuhan seperti dedaunan untuk menghasilkan motif alami pada kain.

Selanjutnya, peserta mengikuti praktik langsung pembuatan tas ecoprint. Kain yang telah disiapkan dihias menggunakan dedaunan dan bahan-bahan alami yang tersedia di lingkungan sekitar. Praktik dilakukan secara berkelompok dengan pendampingan mahasiswa KKN. Peserta tidak hanya melihat proses pembuatan, tetapi juga terlibat langsung dalam memilih dedaunan, menyusun motif, mengolah kain, hingga menghasilkan tas ecoprint.

Ketua PKK Desa Humboto, Ngatini, menyambut baik pelatihan tersebut. Ia menilai tas ecoprint memiliki bentuk yang unik sekaligus memberikan manfaat praktis bagi masyarakat, khususnya sebagai alternatif pengganti kantong plastik saat berbelanja.

“Menurut saya, produk ini unik dan sangat membantu, terutama untuk ibu-ibu ketika akan berbelanja. Dengan menggunakan produk ini, kita juga dapat mengurangi penggunaan kantong plastik dan membantu mengurangi limbah plastik,” ujarnya.

Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN UIN Kendari Kelompok 72, Dr. Moh. Safrudin, S.Ag., M.Pd.I., mengapresiasi pelaksanaan kegiatan yang memadukan edukasi lingkungan dengan pemberdayaan masyarakat. Menurutnya, kegiatan KKN idealnya tidak hanya berorientasi pada pelaksanaan program, tetapi juga mendorong masyarakat untuk memiliki pengetahuan dan keterampilan yang dapat dilanjutkan secara mandiri.

Pembuatan tas ecoprint tersebut sejalan dengan komitmen UIN Kendari dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) melalui program KKN yang berorientasi pada keberlanjutan. Kegiatan ini mendorong perubahan kebiasaan masyarakat dari penggunaan kantong plastik sekali pakai menuju penggunaan tas yang dapat digunakan berulang kali.

Dari sisi pemberdayaan, keterampilan membuat tas ecoprint juga berpotensi dikembangkan menjadi produk kerajinan bernilai ekonomi. Ibu-ibu PKK dapat mengembangkan motif dan desain sesuai potensi lokal sehingga produk tidak hanya digunakan untuk kebutuhan pribadi, tetapi juga berpeluang dipasarkan sebagai produk kreatif Desa Humboto.

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN UIN Kendari turut mendorong terwujudnya masyarakat yang lebih peduli lingkungan, kreatif, dan berkelanjutan. (jas/nov)