
Konawe, Humas - Mahasiswa KKN Reguler IAIN Kendari Tahun 2026 Posko 21 Desa Labotoy menggelar sosialisasi dan pendampingan pemanfaatan limbah plastik menjadi sampul buku di SDN Labotoy, Kecamatan Kapoiala, Kabupaten Konawe, pada 21 dan 25 Juli 2026.
Mengusung tema Pahlawan Lingkungan, kegiatan ini diikuti oleh siswa kelas IV, V, dan VI. Mahasiswa memberikan edukasi tentang pentingnya menjaga lingkungan, dampak membuang sampah sembarangan, serta cara memilah sampah organik dan anorganik. Pada sesi praktik, siswa didampingi membuat sampul buku dari kantong plastik dan tutup botol bekas melalui proses pembersihan, pelapisan menggunakan
backing paper, penyetrikaan, hingga menjadi sampul buku yang siap digunakan.
Koordinator Desa Labotoy Posko 21, Barjun, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan menanamkan kepedulian lingkungan sejak dini melalui edukasi dan praktik langsung.
"Kami ingin mengajak siswa memahami bahwa menjaga lingkungan dapat dimulai dari kebiasaan sederhana, seperti memilah sampah dan memanfaatkan kembali limbah plastik menjadi barang yang bermanfaat. Harapannya, kebiasaan ini terus diterapkan di sekolah maupun di lingkungan tempat tinggal mereka," ujarnya.
Selain menghasilkan sampul buku karya siswa, tim KKN juga menyerahkan Modul Panduan Daur Ulang Sampah Plastik kepada pihak sekolah sebagai bahan pendukung pembelajaran keterampilan dan literasi lingkungan.
Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN Reguler IAIN Kendari Posko 21 Desa Labotoy, Rosmini, S.Si., M.Pd., menyebut kegiatan tersebut merupakan implementasi nyata peran mahasiswa dalam mendukung pencapaian
Sustainable Development Goals (SDGs).
"Program ini sejalan dengan SDGs, khususnya Tujuan 4 tentang Pendidikan Berkualitas melalui penguatan literasi lingkungan dan Tujuan 12 tentang Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab melalui pemanfaatan limbah plastik menjadi produk yang bernilai guna. Mahasiswa tidak hanya memberikan edukasi, tetapi juga menghadirkan solusi sederhana yang dapat diterapkan oleh masyarakat," jelasnya.
Sementara itu, Kepala SDN Labotoy mengapresiasi inisiatif mahasiswa KKN IAIN Kendari yang menghadirkan pembelajaran lingkungan melalui pendekatan kreatif.
"Terima kasih kepada mahasiswa KKN IAIN Kendari yang telah memberikan edukasi kepada anak-anak kami tentang menjaga lingkungan sekaligus mengajarkan praktik mendaur ulang sampah plastik menjadi kerajinan dan sampul buku. Materi seperti ini belum banyak diperoleh siswa di kelas sehingga sangat bermanfaat," ujarnya.
Ia juga mengaku terkesan dengan kemampuan mahasiswa IAIN Kendari yang tidak hanya memiliki kompetensi di bidang keagamaan, tetapi juga mampu menghadirkan inovasi di bidang pelestarian lingkungan.
"Saya kira IAIN Kendari hanya bergelut di bidang keagamaan, ternyata mahasiswanya juga memiliki kreativitas dan keterampilan untuk memberikan edukasi kepada anak-anak sekaligus mendampingi praktik pembuatan sampul buku dari bahan daur ulang," tambahnya.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN IAIN Kendari menunjukkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat diwujudkan melalui aksi sederhana yang berdampak nyata. Program ini menjadi implementasi tridharma Perguruan Tinggi sekaligus memperkuat komitmen IAIN Kendari dalam mendukung pencapaian
Sustainable Development Goals (SDGs) melalui pendidikan lingkungan dan pengelolaan limbah berbasis masyarakat. (bjn/nov)