Kuota Beasiswa Bidik Misi IAIN Kendari Meningkat

Super User 24-08-2015 (13:30:20) Berita 858 times

Beasiswa-Bidikmisi-2015Kendari (Huma

s) Institut Agama Islam Negeri Kendari tahun ini memperoleh kuota beasiswa bidik misi sebanyak 40 orang, meningkat signifikan dibandingkan tahun lalu yang hanya diberikan kuota untuk 5 orang. Wakil Rektor III Bidang kemahasiswaan dan kerjasama IAIN Kendari Dr. H. Moh. Yahya Obaid, M.Ag mengatakan, panitia akan melaksanakan seleksi melalui jalur tes pada tanggal 24 sampai dengan 30 Agustus mendatang. “Didalam juknis pengelola beasiswa diperbolehkan untuk melaksanakan seleksi melalui online dan jalur tes, kami memilih yang kedua karena bisa mengakomodir para siswa lulusan madrasah yang berprestasi dan dinyatakan lulus seleksi mahasiswa baru” katanya.

Ada dua cara untuk mendaftar yaitu melalui rekomendasi kepala sekolah yang diberikan kuota maksimal 5 orang sedangkan 35 orang lainnya akan melalui jalur tes tertulis, verifikasi data dan wawancara. Sejumlah persyaratan harus dipenuhi antara lain termasuk kategori miskin dengan penghasilan orang tua umumnya dibawah Rp 1 juta perbulan, berprestasi dan memiliki karakter yang baik. Setelah lulus, penerima beasiswa diberikan uang tunai sebesar Rp 4 juta untuk kebutuhan living cost dan sisanya dikelola oleh pengelola untuk keperluan pembayaran UKT, Orientasi Mahasiswa Baru, Pengembangan minat dan bakat serta sejumlah kegiatan dalam rangka peningkatan life skill penerima beasiswa.

Lebih jauh Yahya menyampaikan, para penerima beasiswa bidik misi beberapa tahun terakhir memperoleh pembinaan kebahasaan sehingga mereka menguasai dua bahasa asing yaitu bahasa inggris dan arab. Selain itu mereka diberikan keterampilan Baca Tulis Al Qur’an dengan metode tamyiz serta kemampuan pembinaan keagamaan dalam bentuk dakwah dan ceramah agama. “Pada tahun pertama kuliah mereka kami kumpulkan di pemondokan milik mitra IAIN Kendari sehingga lebih mudah dibina, untuk tahun ini penerima beasiswa bidik misi akan kami ikutkan pada program ma’had al jami’ah (asrama mahasiswa) milik IAIN Kendari yang menggunakan kurikulum pesantren dan dibina para dosen berpengalaman” ulasnya.

Selama ini, para mahasiswa penerima beasiswa bidik misi IAIN Kendari terbukti lebih unggul dan berprestasi. Perolehan nilai IPK umumnya merupakan yang tertinggi pada masing-masing program studi. Yahya berharap, dengan jumlah yang lebih banyak tahun ini para penerima beasiswa akan mengukir prestasi dan mengharumkan nama IAIN Kendari pada berbagai kompetisi bidang ilmu di lingkup kementerian Agama.

Related Post