Jadi Presenter ICON UCE, Dosen IAIN Kendari Paparkan Penguatan Perspektif Transdisipliner Melalui Kegiatan Pengabdian

Lily Ulfia, SE 25-10-2022 (17:07:15) Berita 101 times

Cirebon, Humas – Dosen Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah Dr. Rosmayasari terpilih menjadi salah satu presenter The 4 th International Conference on University-Community Engagement (ICON-UCE) yang digelar di IAIN Syekh Nurjati Cirebon, 24-26 Oktober 2022. Dosen Psikologi lulusan Universitas Indonesia ini mengangkat topik Instilling Transdisciplinarity Perspective to University Students through Service Learning (Mengukuhkan perspektif Transdisipliner pada mahasiswa melalui kegiatan Pengabdian).

Dalam risetnya, Rosmayasari menguraikan tentang Service Learning sebagai salah satu model pengabdian masyarakat yang dilakukan mahasiswa. Kegiatan ini merupakan bentuk pendalaman materi mata kuliah misalnya pada mata kuliah psikologi pendidikan. Service Learning juga menjadi salah satu model integrasi tridharma perguruan tinggi, karena sudah memasukkan kegiatan pendidikan, penelitian sekaligus pengabdian. Studi kasus Service Learning yang diangkat dalam risetnya adalah Mahasiswa melakukan kegiatan psikoedukasi pada anak binaan di LPKA (lembaga pembinaan khusus anak) dengan tujuan membantu anak-anak tersebut memilki orientasi masa depan yang lebih baik.

“Pengetahuan mahasiswa yang diperoleh di kelas dapat diterapkan dalam kegiatan service learning dan sebaliknya mereka juga belajar tentang keteguhan hati yang dimilki oleh para anak binaan di sana,” paparnya

Rosmayasari menjelaskan, sejumlah tahapan yang dilakukan dalam kegiatan service learning dimulai dari menentukan target komunitas, mengidentifikasi masalah dan potensi yang ada melalui observasi dan wawancara dengan target dan pembina LPKA, menentukan skala prioritas masalah yang ingin diedukasi, menyusun kegiatan psioedukasi, melaksanakan, melaporkan dan melakukan refleksi terhadap kegiatan yang telah mereka laksanakan. Keseluruhan tahapan ini melibatkan dosen pembina mata kuliah untuk memastikan proses yang dilalui sesuai dengan teori dan keilmuan yang diajarkan.'

“Dari semua tahapan tersebut, mahasiswa diharapkan menggunakan persfektif transdisipliner yaitu memasukkan pemahaman keilmuan lain diluar mata kuliah pdikologi untuk memperkaya implementasi service learning misalnya keilmuan agama, manajemen, dan pendidikan,” tambahnya

Perspektif keilmuan transdisipliner ini dimasukkan dalam riset tersebut sebagai bentuk implementasi dari visi institusi yaitu menjadi pusat Kajian Islam Transdisipliner di Kawasan Asia pada tahun 2045.

Kegiatan ICON UCE tahun 2022 merupakan konferensi internasional yang mempublikasikan karya pengabdian sekaligus pemberian apresiasi terhadap program pengabdian terbaik antar PTKI baik negeri maupun swasta. Kegiatan ini diharapkan memberikan motivasi bagi para inisiator dan penyelenggara kegiatan pengabdian untuk memberikan kontribusi kepada masyarakat secara luas. Kegiatan ini di buka oleh Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kemenag RI Prof. Dr. H. Ali Ramdhani yang dihadiri Bupati Cirebon Drs. H. Imron, M.Ag, Anggota DPR RI Selly Andriany Gantina, A. Md, Anggota Forkopimda Kabupaten Cirebon dan para akademisi delegasi dari PTKI seluruh Indonesia,