IAIN Kendari Tempati Urutan Pertama Nominasi Penyelenggara KKN Terbaik antar PTKI se-Indonesia

Lily Ulfia, SE 24-10-2022 (18:52:05) Berita 254 times

Kendari, Humas - IAIN Kendari ditetapkan sebagai nominee penyelenggara KKN Terbaik antar PTKIN se-Indonesia. Penetapan itu berdasarkan Surat Keputusan Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Ditjen Pendis Kementerian Agama Nomor B-805/DJ.I/Dt.I.III/HM.01/10/2022 tertanggal 19 Oktober 2022. 

IAIN Kendari berada pada urutan pertama disusul UIN Prof. KH. Saifuddin Zuhri Purwokerto, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, UIN Sunan Gunung Djati Bandung, UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulung Agung, UIN Raden Mas Said Surakarta.

Pemberian Award penyelenggara KKN terbaik merupakan bagian dari kegiatan The 4th International Conference on University - Community Engagement (ICON - UCE) yang diselenggarakan di IAIN Syeh Nurjati Cirebon pada tanggal 24-26 Oktober 2022.

Rektor IAIN Kendari Prof.Dr. Faizah Binti Awad, M.Pd mengatakan, bukan hal yang mudah bagi IAIN Kendari dapat lolos pada enam besar penyelenggara KKN terbaik. Pencapaian ini berkat kerja tak kenal lelah tim LPPM dalam menyelenggarakan KKN yang berkualitas.

"Ini menunjukkan bahwa upaya kita dalam mengubah mindset KKN senagai giat rutinitas menjadi program berkelanjutan dan bermanfaat bagi masyarakat telah memenuhi kriteria indikator penyelenggaraan KKN yang berkualitas dan terukur. Kita akan terus lanjutkan agar dampak yang ditrasakan masyarakat lebih besar lagi," kata rektor

Sementara itu, keikutsertaan IAIN Kendari dalam pemberian award ini mengunggulkan kekhasan KKN Maritim. Kepala Pusat Pengabdian Kepada Masyarakat IAIN Kendari, Dr. Abdul Gaffar, M.Th.I menjelaskan, instrumen penilaian award yang ditetapkan panitia antara lain memiliki kekhasan dan keistimewan dibandingkan PTKIN lain, memiliki metodologi, aplikasi, program kerjasama, publikasi, dan sustainabilitas program serta sinergi dengan pemerintah daerah.

"Kami berupaya memenuhi data dukung instrumen penilaian yang ditetapkan panitia termasuk video profil penyelenggaraan KKN. Alhamdulillah kita masuk nominee bersama lima PTKIN lain. Mudah-mudahan kami bisa melewati tahapan penilaian selanjutnya dengan baik dan lancar," jelasnya.

IAIN Kendari menyelenggarakan KKN dengan metodologi asset based community development atau ABCD. Metode ini dinilai sangat relevan untuk memaksimalkan penyelenggaraan KKN maritim dengan pertimbangan geografis Sulawesi Tenggara didominasi wilayah pesisir.

Daerah pesisir Sultra memiliki potensi sumber daya alam yang berlimpah baik perikanan, kelautan maupun perkebunan dan pertanian. Namun potensi belum terolah seoenuhnya. Ribuan mahasiswa KKN yang dikirim ke wilayah pesisir kabupaten Bombana, Konawe Utara, Konawe Kepulauan dan Wakatobi diberikan pembekalan untuk menggali potensi tersebut dan mengolahnya menjadi produk bernilai ekonomi dan menjadi sumber penghasilan masyarakat setempat. 

Saat ini tim IAIN Kendari tengah mempersiapkan diri untuk mengikuti sesi presentasi penentuan penerima award di IAIN Syeh Nurdjati Cirebon yang diagendakan pada tanggal 25 Oktober 2022.