
Kendari, Humas - Suasana meriah dan penuh semangat terasa di Perpustakaan IAIN Kendari pada Senin (15/9/2025). Dalam rangka memperingati Hari Kunjung Perpustakaan Nasional, perpustakaan membagikan souvenir menarik kepada 100 pengunjung pertama.
Kepala Perpustakaan IAIN Kendari, Dr. Moh. Safrudin, S.Ag., M.Pd.I., mengatakan bahwa kegiatan ini diinisiasi untuk menumbuhkan kecintaan mahasiswa terhadap budaya membaca dan memanfaatkan fasilitas perpustakaan.
“Perpustakaan bukan sekadar tempat menyimpan buku, tetapi juga pusat pengembangan ilmu pengetahuan dan budaya literasi. Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan motivasi agar mahasiswa semakin rajin berkunjung dan menjadikan perpustakaan sebagai ruang belajar utama,” jelasnya.
Dr. Safruddin menambahkan bahwa Perpustakaan IAIN Kendari kini tidak hanya berfungsi sebagai pusat literasi, tetapi juga ruang yang nyaman untuk refreshing mahasiswa. Selain koleksi ribuan buku cetak, perpustakaan menyediakan fasilitas modern seperti akses e-journal internasional, repository digital, ruang baca, ruang diskusi, hingga komputer.
Ia melanjutkan, perpustakaan juga dilengkapi Wi-Fi gratis dengan koneksi cepat, ruangan full AC, area lesehan, serta ruang rapat dan sirkulasi.
“Mahasiswa bisa belajar, berdiskusi, bahkan sekadar melepas penat sambil menikmati kopi yang dibawa sendiri, tentu dengan menjaga kebersihan. Perpustakaan adalah jantung perguruan tinggi,” tegasnya.
Kori Ketriani, mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah mengaku senang dengan program yang digelar perpustakaan.
“Rasanya sangat senang bisa mendapat souvenir dari perpustakaan. Bagi kami, ini bukan sekadar hadiah, tetapi bentuk perhatian yang memotivasi untuk lebih sering berkunjung dan memanfaatkan layanan perpustakaan dalam menunjang perkuliahan,” ujarnya dengan antusias.
Momentum Hari Kunjung Perpustakaan Nasional ini diharapkan menjadi pengingat pentingnya literasi di kalangan generasi muda. Perpustakaan IAIN Kendari berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi layanan, sehingga mampu menjadi ruang inspiratif dan inklusif bagi seluruh sivitas akademika. (nov)
Fotografer: Andi Arif Walhidayat