IAIN Kendari Hadirkan Pakar Nasional dalam Workshop Penyusunan Proposal Penelitian

Novi Rahmilia 02-10-2025 (14:19:10) Berita 270 times
Kendari, Humas -  Institut Agama Islam Negeri Kendari melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) menyelenggarakan Workshop Strategi Penyusunan Proposal Penelitian Komprehensif Berbasis Digital, yang dilaksanakan di Aula Perpustakaan IAIN Kendari selama dua hari, 2 - 3 Oktober 2025.

Kegiatan ini menghadirkan dua pakar nasional di bidang penelitian, yaitu Prof. Dr. Irwan Abdullah, MA., yang merupakan Founder Irwan Abdullah Scholar Foundation (IASF), dan Prof. Dr. M. Alie Humaedi, M.A., M.Hum., dari Pusat Riset Arkeologi Lingkungan Maritim dan Budaya Berkelanjutan BRIN. Keduanya memberikan panduan strategis dalam merancang proposal riset yang berdaya saing tinggi dan adaptif terhadap perkembangan digital.

Plh. Rektor IAIN Kendari yang juga Direktur Pascasarjana, Dr. La Hadisi, S.Ag., M.Pd.I., dalam sambutannya menegaskan bahwa workshop ini menjadi bagian penting dari komitmen kampus untuk memperkuat budaya riset yang kokoh, modern, dan responsif terhadap tantangan zaman.

“Penelitian saat ini tidak hanya dituntut memenuhi kriteria ilmiah, tetapi juga harus mampu menjawab persoalan nyata di masyarakat dan memberikan kontribusi bagi pembangunan bangsa. Penyusunan proposal yang komprehensif dan adaptif dengan platform digital menjadi keharusan agar penelitian dapat bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.

Dr. La Hadisi berharap kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat kapasitas dosen dalam menghasilkan proposal riset unggulan serta memperluas jejaring kolaborasi akademik dengan berbagai pihak.

Sementara itu, Kepala Pusat Penelitian dan Penerbitan LPPM IAIN Kendari, Prof. Dr. Fahmi Gunawan, S.S., M.Hum., mengapresiasi kehadiran narasumber yang disebutnya sebagai figur penting di dunia riset Indonesia.

“Prof. Irwan Abdullah telah menulis lebih dari 750 artikel terindeks Scopus dan membimbing lebih dari 350 guru besar di Indonesia. Materi yang akan dibawakan kali ini bahkan merupakan materi baru yang belum pernah disampaikan pada workshop sebelumnya. Ini kesempatan berharga untuk meningkatkan kemampuan dosen dalam merancang proposal penelitian yang berkualitas,” tuturnya.

Dalam pemaparannya, Prof. Irwan Abdullah menekankan pentingnya karakter individual dan kebaruan ide dalam penyusunan proposal riset. Ia memperkenalkan formula NUR-IA sebagai fondasi utama proposal unggulan: Novelty (kebaruan ide), Urgency (urgensi penelitian), Rigor (ketegasan metodologi), Impact (dampak penelitian), dan Alignment (keselarasan dengan prioritas lembaga pemberi dana).

“Hibah penelitian tidak selalu dimenangkan oleh peneliti yang paling pintar, tetapi oleh mereka yang mampu menonjolkan kebaruan, argumen yang kokoh, dan dampak nyata bagi ilmu pengetahuan maupun masyarakat,” jelasnya.

Melalui workshop ini, IAIN Kendari berharap dapat memperkuat tradisi penelitian yang inovatif dan melahirkan lebih banyak proposal unggulan yang berkontribusi pada pembangunan ilmu pengetahuan, masyarakat, serta peningkatan reputasi akademik kampus di tingkat nasional dan internasional. (nov)


Fotografer: Ahmad Bowo Saputro
 
 

 

Foto Publikasi

  • Novi Rahmilia 02-10-2025 (07:49:55)
  • Novi Rahmilia 02-10-2025 (07:59:37)
  • Novi Rahmilia 02-10-2025 (07:59:51)
  • Novi Rahmilia 02-10-2025 (08:00:10)
  • Novi Rahmilia 02-10-2025 (08:00:23)
  • Novi Rahmilia 02-10-2025 (08:00:24)