
Kendari, Humas - Dewan Energi Nasional (DEN) bersama Universitas Islam Negeri (UIN) Kendari menyelenggarakan sosialisasi kebijakan energi, isu strategis dan cadangan energi untuk memperkuat pemahaman publik mengenai kebijakan tersebut dalam jangka panjang.
Kegiatan ini dibuka oleh Wakil Rektor I UIN Kendari, Dr. Jumardin La Fua, M.Si yang dihadiri ratusan peserta dari kalangan mahasiswa dari perguruan tinggi se-Sulawesi Tenggara di ruangan Amphitheater UIN Kendari, Kamis (17/9/2026).
Dalam sambutannya, Dr. Jumardin menyambut baik pelaksanaan sosialisasi ini sebagai bagian dari upaya memperluas wawasan mahasiswa mengenai isu energi nasional. Perguruan tinggi dinilai memiliki peran strategis dalam membangun literasi publik sekaligus mendorong lahirnya kajian dan gagasan yang dapat berkontribusi terhadap pembangunan sektor energi.
"Kegiatan ini penting untuk diikuti sebagai upaya kita dalam mendukung kekuatan energi nasional. Masyarakat apalagi mahasiswa perlu diberikan literasi yang lebih luas dalam memahami kebijakan dan memanfaatkan energi," katanya.
Sementara itu ditempat yang sama perwakilan dari Dewan Energi Nasional Trios Dilisusendi,S.T.,M.E menjelaskan bahwa kebijakan energi nasional memiliki peran penting dalam menentukan arah pembangunan sektor energi Indonesia. Kebijakan tersebut mencakup berbagai aspek, mulai dari penyediaan dan pemanfaatan energi, pengembangan energi baru dan energi terbarukan, hingga upaya menjaga ketahanan energi nasional.
"Sosialisasi ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara pemerintah dan perguruan tinggi dalam mendukung implementasi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 40 Tahun 2025 tentang Kebijakan Energi Nasional (KEN)," katanya.
Melalui kegiatan ini, Trios berharap pemahaman masyarakat mengenai kebijakan dan kondisi energi nasional semakin meningkat. Literasi energi yang baik diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk berpartisipasi dalam mendukung penggunaan energi secara berkelanjutan andal, dan berketahanan.
Sosialisasi ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi publik mengenai sektor energi, sehingga kebijakan yang disusun dapat dipahami secara lebih luas oleh masyarakat dan menjadi bagian dari kesadaran bersama dalam menjaga ketahanan energi nasional. (Ibnu)
Fotografer : Ahmad Bowo Saputro