Dosen IAIN Kendari Rilis Buku Referensi Etika Bagi Paramedis

Lily Ulfia, SE 06-10-2019 (11:33:58) Berita 63 times
Kendari, Humas – Dosen IAIN Kendari Dr. Ashadi L. Diab, MA. M.Hum merilis karya buku berjudul Maqashid Kesehatan dan Etika Medis dalam Islam. Buku ini berisi penjelasan mengenai prinsip utama hukum Islam dalam bidang kesehatan yang dapat menjadi referensi etika paramedis dalam menjalankan profesinya.

Menurut Ashadi, buku yang ditulisnya ini menjelaskan lima hal dalam hukum Islam yang patut dijaga dalam praktik perawatan kesehatan antara lain agama, nafsu, akal dan jiwa, nasab atau keturunan serta menjaga harta. Paramedis harus memastikan bahwa dalam menjalankan profesinya mampu menjaga kelima hal tersebut.

“Salah satu contoh yang hal yang harus dipegang teguh paramedis adalah menjaga diri dari nafsu apabila menghadapi pasien lawan jenis. Dorongan nafsu akan tetap ada akan tetapi harus dikendalikan dan tidak boleh melanggar hak-hak pasien apalagi sampai melecehkan. Inilah alasan ditetapkannya maqashid kesehatan dalam islam,” paparnya.

Buku Maqashid Kesehatan diterbitkan oleh penerbit deepublish di yogyakarta melalui pembiayaan DIPA IAIN Kendari. Buku tersebut dapat didownload pada website resmi deepublish www.penerbitdeepublish.com atau di perpustakaan IAIN Kendari

Buku ini juga telah dibedah oleh akademisi IAIN Kendari Dr. Kamaruddin, M.H dan Dr. Abdul Gaffar, M.Th.I dalam acara bedah buku yang digelar di Gedung Auditorium IAIN Kendari, Sabtu (5/10/19).

Bedah buku yang diselenggarakan oleh UPT Perpustakaan IAIN Kendari ini bertujuan memberikan prespektif yang berbeda dari narasumber, baik dari aspek fiqihnya maupun aspek hukum positifnya sehingga menambah khazanah keilmuan yang saling bersinergi.

Saat membedah buku tersebut, Abdul Gaffar menyarankan agar pembahasannya dapat dikelompokkan menjadi dua bagian yang pertama membahas soal malpraktik dalam dunia medis ditinjau dalam hukum islam dan hukum positif sedangkan pembahasan yang kedua membahas soal etika medis ditinjau dalam hukum islam.

“Penulis bisa melahirkan dua buku lagi dengan mengembangkan permasalahan malpraktik dan etika paramedis agar pembaca bisa lebih fokus memahami isi buku. Selain itu, perlu pula ditambahkan kajian ilmu lainnya misalnya konseling paramedis berkaitan dengan penerapan etika tadi,”paparnya

Ashadi berharap, buku tersebut dapat menjadi rujukan atau referensi bagi mahasiswa IAIN Kendari terutama setelah terbentuknya fakultas kedokteran usai bertransformasi menjadi UIN.

Rektor IAIN Kendari, Prof. Dr. Faizah Binti Awad M.Pd yang menghadiri dan membuka kegiatan bedah buku tak lupa menyampaikan apresiasi atas karya tersebut. Ia menilai buku yang ditulis oleh ketua Program Studi Ekonomi Syariah di Pascasarjana ini bermuatan keilmuan transdisipliner.

“Harapan kita akan lahir karya-karya selanjutnya yang juga bermuatan transdisipliner dalam rangka memperkokoh tujuan kita sesuai visi dan misi menjadi pusat kasjian Islam Transdisipliner di Kawasan Asia,” tutup Rektor (liv)
 
 

Related Post