
Kendari, Humas - Sebanyak 491 calon mahasiswa dari 37 negara mendaftarkan diri dalam program Beasiswa Mahasiswa Asing Rekrutmen Baru UIN Kendari Tahun 2026. Jumlah tersebut menunjukkan besarnya minat calon mahasiswa internasional untuk melanjutkan pendidikan di Universitas Islam Negeri (UIN) Kendari.
Pendaftaran program beasiswa tersebut berlangsung pada 26 Agustus hingga 14 September 2026. Selanjutnya, seluruh pendaftar akan melalui tahap verifikasi berkas untuk memastikan pemenuhan persyaratan yang telah ditetapkan.
Calon peserta yang dinyatakan memenuhi persyaratan administrasi akan melanjutkan ke tahap wawancara bersama tim pewawancara yang telah ditetapkan. Tim tersebut terdiri atas Rektor UIN Kendari Prof. Dr. H. Husain Insawan, M.Ag., Wakil Rektor III Dr. Sitti Fauziah M., M.Pd., Kaprodi PPG UIN Kendari Abdul Halim, M.TESOL., Ph.D., Director of International Office Anita Rezki, M.Pd., serta Head of Global Partnership of International Office Muh. Kurniawan R., M.Pd.
Wawancara berlangsung secara daring melalui Zoom pada 25–26 September 2026. Tahapan ini menjadi bagian penting dalam proses seleksi untuk melihat kesesuaian calon penerima beasiswa dengan persyaratan dan ketentuan program.
Berdasarkan data pendaftar, Nigeria menjadi negara dengan jumlah pendaftar terbanyak, yakni 197 orang, disusul Pakistan sebanyak 90 orang dan Bangladesh sebanyak 45 orang. Selanjutnya, Afghanistan dan Gambia masing-masing 19 orang, Yaman 14 orang, Ghana 12 orang, Sudan 11 orang, Mali 10 orang, dan Somalia 8 orang.
Pendaftar lainnya berasal dari Sierra Leone sebanyak 6 orang, Madagaskar dan Malawi masing-masing 5 orang, Côte d’Ivoire, Guinea, Filipina, dan Sudan Selatan masing-masing 4 orang. Angola, Mesir, Ethiopia, Palestina, dan Chad masing-masing 3 orang. Benin, Burkina Faso, India, dan Liberia masing-masing 2 orang. Sementara Kamerun, Tanzania, Guinea-Bissau, Arab Saudi, Senegal, Suriah, Tajikistan, Togo, Uganda, Zambia, dan Niger masing-masing 1 orang.
Pemberian beasiswa mahasiswa asing bertujuan memberikan kesempatan kepada mahasiswa internasional untuk mengikuti pendidikan di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) di Indonesia. Program ini sekaligus menjadi sarana untuk memperkenalkan budaya Islam yang ada di Indonesia kepada mahasiswa dari berbagai negara.
Program tersebut juga menjadi bagian dari upaya percepatan internasionalisasi PTKIN melalui peningkatan eksposur dan keterlibatan lembaga pendidikan Islam Indonesia di tingkat internasional. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan reputasi dan daya tarik PTKIN bagi mahasiswa asing maupun institusi pendidikan dari berbagai negara.
Antusiasme pendaftar dari berbagai kawasan dunia menjadi bagian penting dalam langkah UIN Kendari memperluas jejaring internasional. Melalui program ini, UIN Kendari tidak hanya membuka akses pendidikan bagi mahasiswa asing, tetapi juga memperkuat interaksi akademik dan pertukaran budaya dengan berbagai negara. (hyn)
Fotografer: KUI