283 Calon Penerima KIP Kuliah Jalani Tes Wawancara

Lily Ulfia, SE 31-10-2021 (16:30:27) Berita 437 times
Kendari, Humas – Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari mengadakan tes wawancara calon penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah Tahun 2021 di Auditorium IAIN Kendari, Minggu (31/10/2021). Tes wawancara dilakukan setelah hasil verifikasi berkas diumumkan sehari sebelumnya, Sabtu 30 Oktober 2021. Dari pengumuman tersebut sebanyak 283 mahasiswa dari total 409 pendaftar dinyatakan lolos seleksi administrasi.

Wakil rektor III, Dr. Herman, M.Pd mengatakan pelaksanaan seleksi mengacu pada Keputusan Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama Nomor 7242 Tahun 2020 tentang Petunjuk Teknis Program KIP pada PTKIN Tahun 2021 dan telah dijabarkan dalam Keputusan Rektor IAIN Kendari Nomor 0145.3 Tahun 2021 tentang Petunjuk Teknis Beasiswa KIP IAIN Kendari Tahun 2021.

“Pendaftar yang dinyatakan tidak lolos seleksi administrasi dikarenakan ada beberapa persyaratan yang tidak terpenuhi seperti tidak mencantumkan ijazah, surat permohonan yang tidak dibubuhi tanda tangan, tidak mencantumkan surat keterangan prestasi, dan masih banyak syarat lainnya,” jelasnya.

Dia menambahkan, panitia telah melakukan verifikasi lapangan untuk memastikan kevalidan data dan informasi dokumen yang diajukan sebagai syarat mutlak bagi calon penerima beasisw KIP Kuliah. 

Sebelum proses seleksi wawancara dimulai, Rektor IAIN Kendari, Prof. Dr. Faizah Binti Awad, M.Pd. memberikan arahan kepada para calon penerima KIP Kuliah. Beliau mengungkapkan bahwa KIP Kuliah diberikan untuk meningkatkan akses dan kesempatan belajar di Perguruan Tinggi  bagi mahasiswa yang tidak mampu secara ekonomi namun memiliki prestasi akademik yang baik.

“KIP kuliah merupakan bantuan dari pemerintah sehingga perlu dikelola dengan baik dan tepat guna untuk menjamin keberlangsungan studi mahasiswa penerima KIP hingga selesai dengan tepat waktu. Bagi yang nantinya dinyatakan lolos seleksi diharapkan untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawab sebagai penerima KIP dengan sebaik-baiknya,” jelasnya.

Seleksi wawancara berlangsung tertib dengan tetap mengindahkan protokol kesehatan. Peserta mengikuti tes wawancara terkait wawasan kebangsaan, wawasan akademik dan kemampuan baca tulis Alqur’an. Penguji terdiri dari Rektor, Wakil Rektor, Ketua Senat, Dekan Fakultas, dan Ketua Lembaga.

Jumlah kuota yang tersedia tahun ini sebanyak 116 orang sehingga persaingan penerima beasiswa cukup ketat. Para pewawancara menggali potensi calon penerima beasiswa baik pada aspek akademik maupun non akademik sebagai tambahan pertimbangan kelulusan. Setelah seleksi wawancara selesai, panitia akan merekapitulasi nilai untuk menetukan mahasiswa yang berhak lolos dan dinyatakan sebagai penerima KIP Kuliah Tahun 2021.   

Bagi yang lolos memiliki hak untuk menerima bantuan sebesar Rp 6.6 juta per semester dengan rincian bantuan biaya hidup (living cost) sebesar Rp 4,2 juta dan bantuan biaya pendidikan sebesar Rp 2,4 juta per semester.

Penulis : Novi Rahmilia
Editor : Lily Ulfia 


 

 

Foto Publikasi

  • Lily Ulfia, SE 01-11-2021 (17:20:05)
  • Lily Ulfia, SE 01-11-2021 (17:21:13)
  • Lily Ulfia, SE 01-11-2021 (17:21:22)
  • Lily Ulfia, SE 01-11-2021 (17:21:32)
  • Lily Ulfia, SE 01-11-2021 (17:21:41)
  • Lily Ulfia, SE 01-11-2021 (17:25:25)