270 Peserta Ikuti Wawancara Seleksi KIP Kuliah UIN Kendari, Rektor Tekankan Kejujuran

Hayani 02-10-2026 (18:14:02) Berita 5 times
Kendari, Humas - Sebanyak 270 mahasiswa yang dinyatakan lolos seleksi administrasi mengikuti tahap wawancara penerimaan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah Universitas Islam Negeri (UIN) Kendari di Aula Mini UIN Kendari, Jumat (2/10/2026).

Dalam arahannya kepada peserta, Rektor UIN Kendari, Prof. Dr. H. Husain Insawan, M.Ag., menekankan pentingnya kejujuran dalam memberikan jawaban selama proses wawancara. Menurutnya, tahapan ini bertujuan memastikan kesesuaian informasi yang disampaikan peserta, khususnya terkait kondisi ekonomi dan latar belakang keluarga, dengan fakta sebenarnya.

"Karena kami punya data sendiri mengenai kalian. Kita hanya mau mengecek, apakah Anda jujur menyampaikan apa adanya kepada kami atau tidak," ungkapnya.

Rektor juga menjelaskan bahwa tidak seluruh peserta yang mengikuti wawancara dapat dinyatakan sebagai penerima KIP Kuliah. Hal ini karena kuota beasiswa yang tersedia di UIN Kendari sebanyak 240 orang, sementara peserta yang lolos seleksi administrasi dan mengikuti wawancara berjumlah 270 orang. Dengan demikian, terdapat selisih sekitar 30 orang antara jumlah peserta wawancara dan kuota penerima beasiswa.

Meski demikian, Rektor menyebut jumlah kuota yang tersedia saat ini semakin besar dibandingkan periode sebelumnya. Kondisi tersebut memberikan kesempatan yang lebih luas bagi mahasiswa untuk memperoleh bantuan pendidikan melalui program KIP Kuliah.

Ia mengingatkan peserta agar mengikuti seluruh tahapan seleksi dengan serius, menaati ketentuan yang berlaku, serta menyampaikan informasi secara jujur agar dapat memperoleh kesempatan sebagai penerima beasiswa.

Selain menyampaikan arahan terkait seleksi KIP Kuliah, Rektor juga memperkenalkan program pembinaan mahasiswa baru melalui Ma'had. Dalam program tersebut, seluruh mahasiswa baru UIN Kendari akan mengikuti pendidikan dan pembinaan yang mencakup penguatan pemahaman agama, praktik ibadah, kemampuan bahasa, keterampilan, etika, akhlak, dan aspek pembinaan karakter lainnya.

Program ini diharapkan dapat membentuk mahasiswa yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga kepribadian, adab, dan moral yang baik sehingga mampu membawa nama baik almamater di tengah masyarakat.

"Jangan sampai Anda justru menjadi bagian yang membuat citra kita ini kurang baik di masyarakat. Kampus kita baru bertransformasi, harus kita jaga nama baiknya. Almamater yang kalian gunakan tidak hanya sekadar biru, ada maknanya. Biru tempatnya di mana? Di langit biru. Maksudnya, ilmu, pengetahuan, keterampilan, akhlak, etika, adab, dan moral harus di atas rata-rata," pesannya.

Melalui seleksi KIP Kuliah dan program pembinaan mahasiswa baru tersebut, UIN Kendari berupaya memastikan mahasiswa yang menempuh pendidikan di lingkungan kampus tidak hanya memperoleh akses pendidikan tinggi, tetapi juga mendapatkan pembinaan karakter dan nilai-nilai keislaman sebagai bekal dalam kehidupan bermasyarakat. (hyn)

Fotografer: Andi Arif Walhidayat