2017, IAIN Kendari Fokus Kembangkan Pembelajaran Transdisipliner

Super User 19-07-2016 (08:50:12) Berita 975 times
Institut Agama Islam Negeri Kendari menegaskan diri sebagai perguruan tinggi yang menerapkan pembelajaran transdisipliner. Istilah Transdisipliner adalah upaya mengembangkan keilmuan dengan membangun kaitan dan keterhubungan dari beberapa disiplin ilmu. Hal ini sejalan dengan visi perguruan tinggi yang baru saja terbentuk satu tahun lalu, yaitu Menjadi Pusat Pengembangan Kajian Islam Transdisipliner di kawasan Asia Tahun 2045. Sebagai langkah awal, IAIN kendari mulai merancang kurikulum berbasis transdisipliner untuk sejumlah program studi antara lain pada program studi tadris IPA, Matematika, Fisika dan Biologi. 

Rektor IAIN Kendari, Dr. H. Nur Alim, M.Pd meminta jajaran pimpinan IAIN kendari di tingkat Fakultas, Lembaga dan Unit merancang program kerja yang mengacu pada visi tersebut. Hal itu ditegaskan Rektor saat memberikan pengarahan pada kegiatan Workshop Penyusunan Anggaran Tahun 2017 di Ruang rapat Rektorat IAIN Kendari, Senin (18/07). Untuk memenuhi visi tersebut, Rektor menjabarkan tiga hal penting yang perlu menjadi perhatian civitas akademika IAIN Kendari. “Untuk memenuhi visi besar ini diperlukan effort yang besar pula yang terkait dengan peningkatan mutu dan daya saing institusi, kualitas dan kuantitas SDM serta tata kelola organisasi yang profesional, jika ketiga hal ini bisa kita penuhi maka yakinlah kita mampu mewujudkan cita-cita besar ini” ungkapnya. 
Pada kesempatan itu Rektor juga mengingatkan agar pimpinan, karyawan dan dosen terus menjaga komunikasi, koordinasi dan kerjasama yang baik demi mendukung terciptanya iklim kerja yang kondusif, penuh kreatifitas serta menghasilkan kinerja yang baik. 

Selain Rektor, Para Wakil Rektor dan kepala Biro AUAK juga ikut menjabarkan kebijakan pengembangan IAIN Kendari sesuai bidang kerja yang menjadi tanggung jawab para pejabat eselon II tersebut. Satu diantaranya adalah kebijakan pengembangan bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga, yang menjadi acuan dalam penyusunan anggaran pada tahun 2017. Kebijakan tersebut diantaranya adalah peningkatan kemampuan dosen dalam mengembangkan transdisiplin ilmu sehingga memperkaya khasanah keilmuan di IAIN kendari. Selain itu, desain quality assurance atau jaminan mutu juga mendapat perhatian serius untuk mengiringi upaya akreditasi lembaga.

Kegiatan penyusunan anggaran dilaksanakan selama tiga hari, Sabtu-Senin yang diikuti oleh perwakilan Fakultas, Lembaga dan Unit. Penyusunan anggaran ini dilaksanakan berbasis urgensi dan kebutuhan mendasar dalam mewujudkan visi lembaga yang akan menentukan kinerja IAIN Kendari pada tahun 2017 mendatang. 

Related Post