Mahasiswa IAIN Kendari Kunjungi 3 Negara di Asia Tenggara

Lily Ulfia, SE 25-11-2019 (20:16:51) Berita 743 times

Kendari, Humas – Sebanyak 10 orang mahasiswa IAIN Kendari akan mengikuti kegiatan Students’ Mobilty Program ke tiga negara di Asia Tenggara yakni Malaysia, Thailand dan Singapura. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Kantor Urusan Internasional IAIN Kendari bekerjasama dengan Southeast Asia Academic Mobility atau SEAAM ini akan berlangsung mulai tanggal 27 November hingga 6 Desember 2019.

Sebelum bertolak ke Kuala Lumpur, Rektor IAIN Kendari Prof. Dr. Faizah Binti Awad, M.Pd melepas secara resmi keberangkatan mahasiswa tersebut di ruang rapat Rektorat, Senin (25/11/2019).

Rektor mengapresiasi keuletan dan ketekunan peserta dalam mengikuti proses seleksi yang terbilang ketat. Mulai dari menyiapkan artikel ilmiah sampai melengkapi berkas administrasi yang diperlukan.

“Kami sangat mengapresiasi upaya Kantor Urusan Internasional dan para peserta dalam mewujudkan program ini karena akan memberikan dampak yang besar bagi peningkatan reputasi kampus di luar negeri. Apalagi mahasiswa bukan sekedar berkunjung tetapi juga ikut mempresentasikan karya ilmiahnya disana. Kita akan mengupayakan agar program seperti ini menjadi kegiatan rutin untuk pengembangan kerjasama internasional,” kata Rektor.

Dalam kesempatan tersebut, Rektor juga berpesan kepada mahasiswa agar menjaga sikap serta nama baik kampus dengan menaati aturan yang ditetapkan penyelenggara. Ia berharap, mahasiswa dapat membawa pulang pengalaman dan wawasan yang diperoleh untuk menjadi teladan bagi mahasiswa lain.

Direktur Kantor Urusan Internasional IAIN Kendari Abdul Halim, M.TESOL menjelaskan, program ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas leadership skill dan wawasan global mahasiswa. Selain itu, kegiatan ini juga dalam rangka membangun dan memperluas networking IAIN Kendari dengan perguruan tinggi lain di Asia Tenggara.

Tahapan Students' Mobiity Program telah dimulai sejak 4 bulan silam. Sebanyak 50 mahasiswa dari berbagai fakultas telah mendaftarkan diri pada program tersebut, namun hanya 10 diantaranya yang dinyatakan memenuhi persyaratan. Tujuh orang diantaranya adalah mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan dan tiga orang lainnya dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam.

Menurut Halim, masing-masing peserta telah menulis karya tulis ilmiah dengan mengangkat tema kearifan lokal masyarakat Sulawesi Tenggara. Mereka akan tampil mempresentasikan karya tersebut pada konferensi internasional di kampus yang dituju antara lain Universiti Kebangsaan Malaysia, Universiti Malaya, dan Universitas Fatoni.

Selama mengikuti kegiatan, Mahasiswa akan didampingi oleh Dosen Pembimbing Dewi Atikah, M.A (TESOL) dan Irma Irayanti, M.Pd.

"Kami menargetkan program Students' Mobility Program akan menjadi kegiatan rutin dengan negara tujuan yang berbeda. Semoga dapat memotivasi mahasiswa untuk mengembangkan diri dan menunjukkan kemampuannya di dunia internasional,” tutupnya. (liv)
 
 
 

Related Post