Greysia dan Apriyani, Bintang dari Sulawesi untuk Indonesia

Lily Ulfia, SE 03-08-2021 (18:29:26) Berita 504 times
Kendari, Humas - Greysia Polii dan Apriyani Rahayu, pasangan atlit bulutangkis ganda putri ini berhasil mencatatkan sejarah baru di kompetisi olahraga terakbar se dunia, Olimpiade Tokyo 2020. Mereka berhasil meraih medali emas setelah berjuang dan bekerja keras menaklukkan pasangan ganda putri China, Chen Qing Chen/Jia Yi Fan dalam dua set langsung pada laga final yang digelar Senin (2/8/2021).

Keduanya mendapat dukungan dan apresiasi dari rakyat Indonesia yang tak henti mengelu-elukan nama mereka di media social. Presiden Joko Widodo bahkan melakukan sambungan video call dengan Greysia dan Apriyani sesaat setelah penyerahan medali.
Greysia merupakan atlit senior berdarah Minahasa yang telah tiga kali mengikuti ajang Olimpiade. Tahun 2012, ia memiliki pengalaman pahit karena harus didiskualifikasi dari pertandingan olimpiade di London. Selanjutnya pada Olimpiade Rio 2016, ia juga berlaga bersama pasangan gandanya Nitya Krishinda Maheswari namun perjuangan mereka hanya berakhir di babak perempat final.

Pada tahun 2017, saat berniat pensiun dari dunia bulutangkis, Greysia dipertemukan dengan Apriyani Rahayu, dara asal Konawe, Sulawesi Tenggara. Apriyani berjuang menjadi pemain bulutangkis profesional sejak usia 13 tahun. Kala itu, tahun 2011 dia memulai karirnya dengan bergabung pada PB Pelita Bakrie di Jakarta asuhan legenda bulu tangkis, Icuk Sugiarto. Tahun 2017, Apriyani kemudian bergabung di Pelatnas Cipayung dan bertemu dengan pelatih ganda putri Eng Hian. Pelatih inilah yang memasangkan Apriyani dengan seniornya, Greysia.

Bersama Apriyani, bintang dari Konawe, Greysia berhasil membangun semangat juara dan melalui beberapa pertandingan dengan membawa pulang kemenangan.

Final Olimpiade Tokyo bisa jadi akan menjadi laga terakhir bagi Greysia di event olahraga terbesar se jagat raya ini, mengingat usianya saat ini yang telah memasuki 33 tahun. Sedangkan Apriyani, dia masih belia dan memiliki kesempatan yang cukup panjang untuk meraih impian lainnya.

Dari Greysia dan Apriyani kita bisa belajar makna perjuangan. Dengan ketekunan dan semangat yang tinggi, impian dan cita-cita setinggi apapun akan menjadi kenyataan.

Terima Kasih Greysia dan Apriani, berkat kalian lagu kebangsaan "Indonesia Raya" berkumandang di Negeri Sakura.

*diolah dari berbagai sumber
Penulis : Lily Ulfia
 

Related Post